Hilang kepercayaan dan harga diri setelah aborsi

Posted on Posted in Emosi & Relasi

Oleh : Inna Hudaya

Emosi setelah aborsi bisa berbeda-beda bagi tiap perempuan. Sebagian perempuan merasa lega dan berdaya setelahnya karena merasa mampu membuat keputusan dan memiliki kontrol atas hidupnya. Namun sebagian lain mungkin merasa bersalah, sedih dan menyesal. Kadang dalam jangka panjang emosi negatif ini dapat berdampak pada harga dirinya dan bagaimana dia memandang dirinya sebagai seorang perempuan.

Selain pengalaman aborsinya, biasanya rendahnya harga diri atau self-esteem ini juga dipicu oleh trauma atau kekecewaan yang pernah terjadi di masa lalu. Jika hal ini terjadi dalam jangka panjang dapat mengarah pada kegelisahan, stress, phobia atau depress. Hal ini juga bisa membuat seseorang tidak dapat menikmati hidup dan menghambatnya dari kemungkinan meraih berbagai potensi dan tujuan yang bisa mereka capai.

Jika anda mengalami hal ini, ingat bahwa emosi negatif merupakan hal yang wajar dan anda bisa selalu berbuat sesuatu untuk mengendalikan hidup anda. Anda pantas merasa positif tentang diri anda sendiri. Memang sulit untuk merasa baik tentang diri kita di saat kita mengalami permasalahan, stress atau situasi yang sulit untuk di kendalikan.  Tidak pernah ada jalan buntu. Selalu ada jalan keluar dan anda sendiri yang memiliki kekuatan untuk merubah hal itu.

Dalam situasi terpuruk, kita cenderung memberikan pesan yang negatif  terhadap diri kita. Pesan-pesan ini biasanya datang karena perasaan bersalah atas keputusannya melakukan aborsi. Pesan-pesan tersebut bisa berupa :

“ Saya bukan perempuan baik-baik.”

“Saya gagal sebagai seorang perempuan.”

“Saya tidak pantas menjadi ibu.”

“Saya berdosa.”

“Tidak ada yang menyukainya saya.”

“Orang pasti membenci perbuatan saya.”

“Saya bodoh.”

“Saya tidak cukup kuat.”

Pesan-pesan tersebut tidak selalu datang bersamaan, namun dengan berjalannya waktu dan ketidakmampuannya mengatasi emosinya, pesan-pesan tersebut bisa terus-menerus datang dengan variasi dan intensitas yang berbeda-beda.

lowselfTidak hanya pada perempuan yang pernah aborsi, pesan-pesan negatif ini juga cenderung terjadi pada orang lain. pesan-pesan ini biasanya telah terbentuk semenjak masih dalam proses pengasuhan. Semenjak kecil kita telah diperkenalkan pada nilai-nilai ideal sebagai seorang perempuan dan secara tidak sadar kita mengadopsi nilai tersebut dan terbiasa menilai diri kita berdasarkan nilai-nilai ideal tersebut. Hal ini semakin memburuk ketika dihadapkan pada suatu situasi yang tidak terencanakan seperti misalnya mengalami kehamilan tidak direncanakan, mengalami perceraian, atau situasi-situasi lainnya. Pesan-pesan negatif tersebut juga bisa datang dari orang lain di lingkungan sekitar kita, berita, buku, televisi, internet atau stigma-stigma yang berlaku di masyarakat.

Ketika kita mendapatkan pesan tersebut, kita cenderung mengulangi pesan-pesan negatif ini terus-menerus ke dalam diri kita. Sebagai contoh, perasaan bersalah dan berdosa akan terus dikirimkan ke dalam alam bawah sadarnya. Stigma buruk dari masyarakat pada perilaku ini cenderung akan berpengaruh dan menetap dalam fikiran seseorang. Sekalipun pada awalnya fikiran kita menolak, namun karena pesan-pesan tersebut dikirimkan terus-menerus maka lambat laun akan tumbuh rasa percaya pada pesan-pesan tersebut . Pesan-pesan negatif ini akan membuat seseorang merasa buruk akan dirinya dan lambat laun mengikis harga dirinya.

Sebaiknya kita melihat lebih dekat pada perasaan yang muncul akibat pesan-pesan negatif ini. Apakah hal itu benar atau tidak. Ajaklah seseorang yang anda percaya untuk membantu anda memahami pesan-pesan tersebut. Pertimbangkanlah pertanyaan-pertanyaan berikut ini.

  • Darimana pesan ini muncul?
  • Apakah pesan ini benar?
  • Apakah orang lain akan mengatakan hal yang sama pada dirinya? Jika tidak, kenapa aku terus mengatakannya pada diriku?
  • Apa yang kudapat melalui pesan ini? Jika ini hanya membuatku merasa buruk, kenapa aku tidak berhenti memikirkannya?

tumblr_np7m73xuq31rodceto1_500Jika anda telah melalui proses tersebut, anda bisa belajar membentuk pernyataan yang positif bagi diri anda. Ketika anda memikirkan hal yang buruk, pada saat yang bersamaan fikirkan hal-hal baik. Terus lakukan hal ini sampai anda merasa tak perlu lagi memikirkan hal-hal  negatif  dan mampu mengenyahkannya dari fikiran anda. Sebagai contoh, ketika anda mengatakan “ saya bersalah karena melakukan aborsi “ pada saat yang bersamaan sampaikan pesan positif pada diria anda bahwa anda mengambil keputusan ini untuk masa depan anda, dan bahwa anda telah berdaya dengan membuat keputusan yang berat dan berhasil melaluinya. Ketika muncul fikiran “ Tidak akan ada yang mau menerima saya lagi”, ingatlah bahwa anda begitu berharga dan patut mendapatkan seseorang yang benar-benar menghargai dan mencintai anda apa adanya. Lakukan demikian seterusnya.

Belajarlah menggunakan kata-kata yang positif, anda akan takjub bagaimana melakukan hal kecil ini bisa merubah reaksi anda terhadap persoalan-persoalan hidup anda. Gunakan kata-kata positif dalam perbincangan anda setiap hari. Pakailah kata-kata seperti bahagia, tenang, antusias, semangat dll dan hindarilah kata-kata  negatif  seperti benci, kesal, takut, tidak, tidak bisa, dll.

Selain mengganti kata-kata, belajar juga untuk mengganti kalimat. Sebagai contoh, “ saya tidak mau bersedih lagi” diganti menjadi “ saya akan berbahagia” atau “ saya tidak mau gagal lagi “ menjadi “ saya akan sukses.” Secara sepintas sebenarnya tidak jauh berbeda dari segi bahasa, namun proses ini di perlukan untuk mengubah fokus pengiriman pesan terhadap otak. Dengan begitu kita lebih banyak mengirimkan pesan yang positif ke dalam diri kita.

Membangun harga diri adalah sebuah proses panjang, bukan sesuatu yang bisa terjadi dalam sekejap mata. Harga diri kita berkembang sejalan dengan kemampuan seseorang mengatasi rasa takutnya dan belajar dari pengalaman hidupnya. Setiap orang perlu untuk terus mengembangkan dirinya dalam membangun harga dirinya. Bukan hal yang mudah, namun pantas untu dicoba jika anda ingin perubahan dalam hidup anda.

Tips berikut ini dapat membantu anda memperbaiki self-esteem anda?

  • Identifikasi apa yang memicu rendahnya self-esteem anda. Perhatikan hal apa saja yang bisa membuat anda mudah terganggu. Apakah karena faktor dari dalam diri anda atau dari luar?
  • Memilih respon. Anda dapat menentukan respon terhadap berbagai hal yang dapat memicu rendahnya harga diri anda. Apakah anda akan membiarkan itu mengganggu anda atau anda akan belajar dari hal tersebut?
  • Berhenti membandingkan diri anda dengan orang lain. Akan selalu ada yang lebih dari anda dan sekaligus kurang dari anda. Jika anda terus membandingkan diri anda, anda akan terjebak dalam ketidakpuasan yang mematikan.
  • Berhenti menyalahkan diri sendiri. Anda tidak dapat membangun harga diri jika anda terus menerus menganggap diri anda  negatif .
  • Tanyakan pada diri sendiri apa yang sebenarnya anda inginkan, apa yang anda butuhkan. Beri perhatian lebih pada hal-hal ini. Jika anda ingin pulih dari stress yang berkepanjangan, maka penuhi kebutuhan tersebut dengan memulai langkah-langkah untuk pulih.
  • Jujurlah pada diri sendiri. Nikmatilah hidup anda, bukan hidup yang telah ditentukan bagi anda. Temukan keinginan dan tujuan hidup anda. Milikii kendali atas hidup anda sendiri. Jangan biarkan orang lain memberi batasan dan membuat keputusan bagi anda.
  • Gunakan afirmasi untuk meningkatkan harga diri. Tulislah statement-statement seperti “ saya menyukai diri saya” atau “ saya menerima diri saya” atau “saya berharga dan berhak mendapatkan kehidupan yang lebih baik.”
  • Berhubunganlah dengan orang-orang yang positif, lingkungan yang bisa memberi dukungan. Ketika kita berada di tengah lingkungan yang  negatif , maka anda akan terbawa  negatif . Carilah lingkungan dimana anda bisa menunjukan kemampuan anda dan bisa dihargai atas apa yang anda lakukan.
  • Buatlah daftar apa saja yang pernah berhasil anda lakukan di masa lalu. Tidak harus hal-hal besar. Tulislah hingga hal hal kecil, misalnya “ saya bisa menyanyi.” Atau “ saya jago menggambar.” Bacalah berulang-ulang hingga anda merasakan bahwa anda memiliki potensi di dalam diri anda.
  • Buatlah daftar mengenai sifat baik anda. Seperti “ saya orang yang jujur.” Atau “ saya mudah beradaptasi dengan lingkungan” dengan menuliskan hal hal positif dapat membantu anda melihat sisi baik di dalam diri anda dan mengurangi fikiran  negatif  tentang diri sendiri.
  • Belajar mengatakan “terimakasih” pada setiap pujian yang anda terima. Ketika anda menolak sebuah pujian dengan mengatakan “ Oh, itu bukan apa-apa.” Maka anda tengah memberikan pesan kepada diri anda bahwa anda tidak layak akan sebuah pujian.
  • Mulailah memberi. Lakukan apa yang bisa anda lakukan bagi diri anda dan orang di sekitar anda. Dengan memberi lebih maka anda merasakan kepuasan yang bisa meningkatkan rasa percaya diri dan harda dire anda.
  • Lakukan pekerjaan dan aktivitas yang anda sukai. Harga diri dapat berkembang ketika anda menikmati pekerjaan yang anda sukai dan membuat anda melakukan sesuatu yang berarti. Jika anda belum mendapatkan pekerjaan yang anda inginkan, anda masih dapat menikmati hobi dan aktifitas lainnya yang dapat menstimulasi gairah anda.
  • Lakukan sesuatu. Jangan hanya duduk dan berfikir. Ketika anda mengambil tindakan, apapun itu hasilnya, itu akan membuat anda merasa lebih baik. Namun jika anda tidak melakukan apapun karena rasa takut dan gelisah, itu hanya akan membuat anda frustasi dan tidak bahagia.
  • Makanlah makanan yang sehat dan hindari junk-food. Makanan yang tidak sehat dapat mempengaruhi metabolisme dan aktivitas otak anda.
  • Tambahkan lebih banyak humor dalam hidup anda. Bacalah buku atau tonton film yang bisa membuat anda tertawa. Tertawa adalah salah satu pengurang stress.
  • Berolahraga. Menggerakan tubuh anda dapat membantu anda merasa lebih sehat. Jika tubuh anda lelah, anda cenderung membutuhkan istirahat dan mengurangi fikiran  negatif  dalam diri anda.
  • Buatlah target yang bisa anda lakukan dalam kurun waktu tertentu. Tidak perlu target akan hal-hal yang besar. Tetapkan target jangka pendek yang masuk akal, yang dapat anda capai. Anda bisa mentargetkan diri anda untuk tidak larut dalam kesedihan dalam seminggu atau sekedar mentargetkan diri anda untuk lebih banyak tersenyum.
  • Beri penghargaan pada diri anda. Jika anda berhasil memenuhi target anda, berikanlah penghargaan bagi diri sendiri. Misalnya satu cup es krim atau sebatang coklat.

Setiap orang itu unik, dengan segala potensi dan kemampuan yang dimilikinya. Temukanlah kenikmatan mencintai diri anda dan memberikannya pada orang lain, hal ini mungin supit namun anda akan menikmati petualangan hidup anda dan memberikan kontribusi pada kehidupan ini. Yang paling penting, harga diri yang positif sapât memberi anda ketenangan dan kebahagiaan.

tumblr_nmqpxbtdfg1rodceto1_500

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *