kehamilan tidak diinginkan

Kehamilan tidak diinginkan dan aborsi aman sebagai pilihan

Posted on Leave a commentPosted in Aborsi Aman, Artikel, HAM, KTD, Pra Aborsi

Situasi KTD atau Kehamilan Tidak Diinginkan sebenarnya sangat umum dialami perempuan. Setiap perempuan yang masih produktif memiliki kemungkinan mengalami kehamilan tidak direncanakan, setidaknya 1 dari 4 prempuan pernah mengalami KTD sepanjang hidupnya, entah karena kekerasan seksual maupun karena penyebab lain yang lebih umum; misalnya saja kegagalan kontrasepsi. Menggunakan kontrasepsi memang tentu sangat dianjurkan untuk mencegah […]

panduan teknis aborsi aman

Panduan Teknis Aborsi Aman dan Kebijakan dalam Sistem Kesehatan

Posted on 2 CommentsPosted in Aborsi Aman, HAM, Pra Aborsi

Selama dua dekade terakhir, bukti ilmiah di bidang kesehatan, teknologi dan pemikiran hak asasi manusia untuk menyediakan layanan aborsi aman dan komprehensif telah mengalami evolusi besar. Meskipun begitu, diperkirakan 22 juta aborsi tidak aman terus terjadi setiap tahunnya. Diperkirakan 47 000 perempuan meninggal dan 5 juta perempuan mengalami morbiditas akibat aborsi tidak aman. Angka kematian […]

Aborsi Sebagai Suara Hati Perempuan

Posted on 2 CommentsPosted in Artikel, HAM

Oleh: Yendi Amalia Membicarakan aborsi sebenarnya membicarakan perempuan. Karena itu persoalan aborsi adalah juga persoalan perempuan, yang sampai sekarang, dianggap Gadis Arivia, perlu dielaborasi dan dicerahkan kepada pihak-pihak yang mengambil satu sisi perdebatan, yakni cara pandang tradisional yang justru mengesampingkan kepentingan perempuan sendiri.Selama ini masih banyak yang memandang aborsi sebagai hitam dan putih yang sama […]

Aborsi dan Hak Asasi Manusia

Posted on Leave a commentPosted in HAM

Hak asasi manusia merupakan perspektif utama dalam isu aborsi. Hak perempuan untuk membuat keputusan atas tubuhnya, termasuk keputusan yang berhubungan dengan kehidupan dan kesehatan reproduksinya, merupakan bagian dari hak asasi manusia. Perspektif ini tidak hanya menempatkan perempuan sebagai pusat dari pembuat keputusan, namun juga menghormati dan melindungi keputusan yang dibuat oleh perempuan. Aborsi terkait dengan […]

herstory

Saya, Perempuan dan Sejarah Kekerasan Diri (bagian terakhir)

Posted on Leave a commentPosted in Emosi & Relasi, HAM, Pasca Aborsi

Bagi saya, pelecehan seksual adalah sesuatu yang tidak akan pernah bisa saya maafkan dan saya terima. Laki-laki yang tidak bisa menghargai perempuan adalah sosok yang paling saya benci. Saya tidak mau anak saya tumbuh dengan ayah yang demikian. Lebih baik perkawinan saya yang kandas daripada anak saya besar dengan pandangan semacam itu. Siap tidak siap, […]

herstory

Saya, perempuan dan sejarah kekerasan diri (Bagian Ketiga)

Posted on Leave a commentPosted in Aborsi Aman, Emosi & Relasi, HAM, My Story

Ketika saya menikah dan hamil kembali, perlakuan tenaga kesehatan kepada saya bagaikan bumi dan langit. Status nyonya seakan-akan merupakan tiket emas bagi senyuman dan dukungan atas kehamilan saya. Saya merasa ini sama mengerikannya—sikap standar ganda ini terasa begitu palsu. Saya melewati kehamilan saya dengan baik dan melahirkan dengan normal. Anak saya sehat dan baik-baik saja sampai […]

herstory

Saya, Perempuan dan Sejarah Kekerasan Diri (bagian pertama)

Posted on Leave a commentPosted in Aborsi Aman, Emosi & Relasi, HAM, My Story

Ditulis oleh Astrid Reza pada 27 Desember 2010. Ketika Yendi Amalia dari YSIK meng-email saya sekian minggu yang lalu, meminta saya menulis untuk kampanye “16 Hari untuk Selamanya”, sebuah kampanye anti kekerasan terhadap perempuan internasional yang berlangsung pada tanggal 25 November–10 Desember 2010, saya langsung mengiyakan dan saya kira tulisan ini akan mudah. Saya kira […]