Knowledge Base

aborsi medis

4 Alasan Mengapa Aborsi Medis dengan Pil Sangat Disarankan oleh WHO

Baru-baru ini (2019), World Health Organization (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia  mengeluarkan buku panduan aborsi medis berjudul Medical Management of Abortion. Ini merupakan buku ketiga yang dikeluarkan oleh WHO...

Bagaimana Jika Saya Ingin Melanjutkan Kehamilan Sendirian?

Kehamilan sangat bisa terjadi setelah melakukan hubungan seks tidak aman, seperti misalnya, hubungan seks tanpa kondom, kondom rusak saat sedang intercourse, lupa memakai kontrasepsi lain selain kondom saat berhubungan...

Melihat Bagaimana Stigma Aborsi Bekerja dan Mengapa Itu Harus Segera Diakhiri

Stigma aborsi tidak serta merta lahir dari ketiadaan. Ia berkembang seiring waktu bersama dengan budaya masyarakat, kelompok komunitas, pemerintah, dan media massa. Seluruh lapisan ini memiliki perannya masing-masing dalam...

Siapakah yang Bisa Melakukan Praktik Aborsi Aman?

Jika kamu mengalami Kehamilan TIdak Direncanakan (KTD) dan ingin melakukan aborsi, usahamu mungkin terhambat karena terbatasnya akses praktisi klinis. Seperti kita ketahui, hukum di banyak negara berkembang tidak memungkinkan...

Apakah Kamu Bisa Hamil Lagi Setelah Melakukan Aborsi?

Kamu mungkin pernah mengalami Kehamilan Tidak Direncanakan (KTD) dan memilih untuk melakukan aborsi di masa lalu, dan sekarang kamu ingin memiliki anak. Di benak kamu mungkin timbul keraguan, apalagi...

How To

Panduan Aborsi Aman

herstory

HerSTORY.

Saya Hamil, Help!

Konsultasi kehamilan tidak direncanakan tidak dipungut biaya apapun. CEK
+