Fakta Tentang Aborsi Yang Perlu Kamu Ketahui

0
641
aborsi aman
Informasi aborsi aman

Kehamilan yang tidak direncanakan sangat umum terjadi, dan banyak orang memutuskan untuk melakukan aborsi aman untuk menghentikan kehamilan. Hanya kamu yang tahu apa yang terbaik untuk dirimu, tetapi informasi dan dukungan yang baik benar-benar dapat membantu  membuat keputusan yang terbaik untuk kesehatan dan kesejahteraan kamu sendiri. 

Aborsi adalah prosedur yang sangat aman (Riset WHO 2012 PDF). Memutuskan untuk melakukan aborsi bukan berarti kamu tidak ingin atau mencintai anak-anak. Faktanya, 6 dari 10 orang yang melakukan aborsi sudah memiliki anak – dan banyak dari mereka memutuskan untuk menghentikan kehamilan agar mereka dapat fokus pada anak-anak yang sudah mereka miliki. Dan orang-orang yang belum menjadi orang tua merasa mereka belum berada dalam posisi yang lebih baik untuk menjadi orang tua yang baik, misalnya karena harus melanjutkan sekolah, karier ataupun pekerjaan. Intinya adalah, memutuskan apakah dan kapan memiliki bayi itu sangat pribadi, dan hanya kamu yang tahu yang terbaik untuk dirimu dan keluarga.

Berikut adalah fakta-fakta tentang pilihan Anda, berbagai jenis aborsi, dan apa yang diharapkan.

Apa saja metode aborsi?

Aborsi secara medis atau juga dikenal dengan “pil aborsi,” adalah ketika kamu menggunakan obat yang  didapatkan dari dokter atau perawat terlatih untuk menghentikan kehamilan awal. Aborsi secara medical dilakukan dengan pendamping yang akan menemani kamu saat melakukan tindakan. Pendamping juga diperlukan ketika terjadi hal yang darurat. Aborsi surgical atau aborsi yang dilakukan di klinik dilakukan di pusat kesehatan oleh dokter atau perawat yang terlatih.  Kedua metode aborsi ini aman dan efektif. Cari informasi sebanyak mungkin, sebelum memutuskan memilih salah satu metode untuk aborsi. Hubungi konselor terlebih dahulu.

Apakah aborsi aman?

Baik aborsi surgical maupun medical aborsi sangat aman. Bahkan, aborsi adalah salah satu prosedur medis paling aman dibandingkan dengan mencabut gigi. Secara keseluruhan, 1 dari 4 wanita di Amerika Serikat akan melakukan aborsi saat mereka berusia 45 tahun. Masalah serius setelah aborsi aman sangatlah jarang ditemukan. Meskipun begitu, metode aborsi secara medical dan surgical obat tetap memiliki resiko. Kamu tetap perlu mempelajari lebih lanjut tentang risiko aborsi di klinik dan risiko pil aborsi.

Bagaimana perasaan setelah melakukan aborsi?

Ketika melakukan konseling baik secara medical ataupun surgical, manfaatkanlah waktu tersebut untuk bertanya sebanyak mungkin mengenai apa saja yang harus kamu ketahui. Jangan ragu untuk menghubungi kembali jika kamu merasa masih memiliki pertanyaan atau kekhawatiran.

Setelah melakukan aborsi, kamu dapat beristirahat dari aktivitasmu. Beberapa perempuan biasanya dapat kembali bekerja, sekolah dan sebagian besar kegiatan normal lainnya di keesokan harinya. Hindari kerja keras atau olahraga berat selama beberapa hari. Jangan memasukkan apapun ke dalam vagina (seperti tampon) atau berhubungan seks selama 2 minggu setelah aborsi.

Kebanyakan perempuan merasa baik-baik saja dalam satu atau dua hari, tetapi biasanya pendarahan berlangsung selama seminggu (atau beberapa minggu setelah pil aborsi). Kram dapat terjadi selama beberapa hari.

Melakukan aborsi tidak membuat kamu menjadi orang yang jahat. Tidak ada alasan bagi kamu untuk merasa malu dan, terlepas dari apa yang mungkin kamu pikirkan, kamu tidak sendirian dalam hal ini. Sangatlah normal untuk memiliki banyak perasaan berbeda setelah aborsi, dan tidak ada satupun bentuk perasaan yang (paling) mewakili setelah aborsi. Kebanyakan perempuan merasa lega dan tidak menyesali keputusan mereka. Namun, sebagian lagi mungkin merasakan kesedihan, rasa bersalah, atau penyesalan setelah aborsi. Bentuk perasaan tersebut hampir sama saat melahirkan bayi. Banyak perempuan memiliki semua perasaan ini pada waktu yang berbeda.

Masalah emosional jangka panjang yang serius setelah aborsi jarang terjadi. Tetapi, tiap orang berbeda dan mempunyai caranya sendiri untuk mengatasi masalah emosional setelah aborsi. Kebanyakan perempuan merasa lebih baik jika mereka memiliki seseorang yang mendukung untuk diajak berbicara setelah aborsi.

Namun, jika kamu merasa belum mendapatkan dukungan dari teman atau saudara, kamu bisa berbicara dengan konselor yang tidak akan menghakimi mu. Mereka akan memberikanmu dukungan emosional yang rahasia setelah aborsi. Kamu tidak sendirian.

Apakah aborsi akan mempengaruhi kesehatan?

Aborsi aman. Kecuali ada komplikasi langka dan serius yang tidak diobati, tidak ada risiko bagi kemampuan kamu untuk memiliki anak di masa depan atau kesehatan kamu secara keseluruhan. Melakukan aborsi tidak meningkatkan risiko terkena kanker payudara atau mempengaruhi kesuburan. (Riset Planetparenthood PDF)  Bahkan, sangat mungkin untuk bisa hamil dengan cepat setelah melakukan aborsi, jadi kamu bisa berbicara dengan dokter tentang penggunaan alat kontrasepsi setelah aborsi

Ada banyak mitos di luar sana tentang efek aborsi, cari informasi yang benar-benar kamu butuhkan. Konselor dapat memberi kamu informasi yang akurat tentang segala kekhawatiran yang kamu miliki.

Sumber: Planetparenthood.com, Babygaga.com

 

Dapatkan Update Terbaru

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

TINGGALKAN KOMENTAR

Komentar di sini!
Ketikkan namamu di sini