Memberi Perhatian Lebih Pada Kontrasepsimu

0
95
menggunakan kontrasepsi
Image: geekymedics.com

Kehamilan tidak direncanakan (KTD) bukanlah sesuatu yang jarang terjadi. Bila kamu atau salah seorang terdekatmu mengalaminya, janganlah merasa sendirian. Faktanya, banyak perempuan di seluruh dunia juga mengalaminya. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa 44 persen kehamilan pada tahun 2010-2014 adalah kehamilan tidak direncanakan. Itu berarti 4 dari 10 perempuan yang sedang tidak menginginkan anak justru mengalami kehamilan.

Ketahuilah kemungkinan-kemungkinan terkecil yang dapat membuat KTD terjadi. Kamu bisa memulai dengan membaca sumber-sumber terpercaya terkait KTD. Memperkaya pengetahuan sangatlah berguna untuk membantu kamu menghindari kekhawatiran dan menjernihkan pikiran.Tak ada salahnya untuk menggali lebih dalam mengenai hal yang sederhana, seperti urusan kontrasepsi.

Memilih dan Menggunakan Kontrasepsi

Kontrasepsi sebagai pengontrol kehamilan sudah dikembangkan sejak berabad-abad lalu seiring kemajuan teknologi merespon ekspresi kebebasan seksual perempuan. Sekarang, kita mengenal kontrasepsi seperti kondom, pil KB, atau alat KB spiral (IUD). Alat kontrasepsi umum itu diperkirakan efektivitas pencegahannya mencapai 80-90an persen. Selain itu, ada juga cara pengontrol kehamilan permanen, seperti sterilisasi pada perempuan atau vasektomi pada laki-laki. Kedua metode terakhir itu dinilai lebih ampuh karena memiliki tingkat kegagalan kurang dari satu persen.

Masih banyak lagi kontrasepsi yang bisa kamu cari dengan mudah. Kamu atau pasanganmu bisa memilih menggunakan kontrasepsi yang sesuai selera. Banyak perempuan memilih berdasarkan efek samping dari masing-masing kontrasepsi. Bahkan ada juga perempuan yang memilih pengontrol kehamilan natural, seperti meminum ramuan rempah-rempah.

Urusan kontrasepsi memang dipercaya banyak perempuan untuk perencanaan kehamilan. Namun, bukan berarti itu hal sepele. Kamu bisa memulai memperhatikan lagi penggunaan kontrasepsi yang kamu pilih.

Terkadang kita lengah dan tidak mau repot memperhatikan hal kecil. Padahal, detil penggunaan kontrasepsi juga bisa berpengaruh pada peluang kehamilan. Penggunaan kontrasepsi yang keliru adalah kesalahpahaman yang paling umum ditemukan, seperti kondom yang berlubang. Singkatnya, jika kamu atau pasanganmu menggunakan kontrasepsi dengan cara yang salah, peluang kehamilan akan naik.

Kamu bisa memulai lagi untuk menyadari penggunaan kontrasepsimu mulai sekarang. Jika ingin mencari saran serius, kamu bisa mengecek ke ahli medis tentang kondisimu.

Tanpa Kontrasepsi

Alasan terbesar untuk KTD tidak hanya dari pengendalian kontrasepsi yang tidak efektif. KTD juga banyak berasal dari pasangan yang tidak menggunakan kontrasepsi. Sejumlah perempuan mungkin tidak menggunakan alat pengontrol kelahiran secara teratur, dan yang lain tidak sama sekali. Ada perempuan yang mungkin tidak suka menggunakan kontrasepsi, atau memiliki pasangan yang tidak ingin mereka menggunakannya.

Beberapa perempuan tidak menyadari bahwa mereka bisa hamil. Jika kamu dan pasanganmu telah berjuang dengan infertilitas (mandul) di masa lalu, atau kamu tidak memiliki datang bulan yang teratur, atau berada di perimenopause (periode waktu sebelum menopause), kamu masih mungkin untuk hamil.

Jika begitu, kamu mungkin bisa mengambil langkah kedua, seperti morning-after pill. Pil darurat ini dapat mencegah kehamilan hingga lima hari setelah hubungan seks tanpa kondom.

Mudahnya, kamu bisa mencegah itu dengan berhubungan seks di waktu yang tepat. Agar perencanaan kehamilanmu tetap berjalan lancar, kamu bisa menghitung siklus waktu datang bulan. Pada hari tertentu di masa ovulasi, potensi kehamilan menjadi sangat rendah. Pada waktu-waktu itu, kamu bisa melanjutkan berhubungan seks dengan lega.

Akses Mendapatkan Kontrasepsi

Jika kamu mudah mendapatkan kontrasepsi, berarti kamu beruntung. Ada banyak perempuan di luar sana yang tidak seberuntung kamu. Mereka masih kesulitan untuk mengakses kontrasepsi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sebanyak 214 juta perempuan usia subur reproduksi yang ingin mencegah kehamilan tidak menggunakan metode kontrasepsi modern.

Kebutuhan kontrasepsi yang belum tercapai telah menjadi perhatian global, khususnya di negara-negara berkembang. Masalah ini dipicu oleh populasi yang terus bertambah dan buruknya kualitas layanan yang tersedia. Kesulitan akses terutama dialami kalangan anak muda, populasi yang miskin, dan orang yang tidak menikah.

Selain itu, pengaruh dari budaya dan agama juga mempersulit akses mendapat kontrasepsi. Masih banyak perempuan terhambat aksesnya karena diskriminasi berdasar gender. Jadinya, seringkali penyedia layanan kontrasepsi dan ahli medis berpandangan bias.

***

Meskipun kehamilan tidak direncanakan terjadi pada banyak perempuan, bukan berarti itu tak bisa dicegah. Tak ada salahnya jika kamu mempersiapkan diri mulai dari sekarang. Yang juga tak kalah penting, kamu mesti menjaga diri dari hubungan tidak aman yang dapat berujung pada kekerasan, karena ada fakta bahwa banyak KTD terjadi karena hubungan seks tanpa persetujuan (consent).

Mulai sekarang, kamu bisa lebih perhatian dengan pilihan-pilihan kecil sekalipun, seperti kontrasepsi. Pilihan yang benar dapat menyumbang solusi untuk persoalan global. Dengan memilih kontrasepsi secara bijak, kamu telah berperan untuk mencegah angka kematian ibu dan anak.

Jadi, jaga kesehatan reproduksimu sebaik mungkin dan tetaplah percaya diri!

Dapatkan Update Terbaru

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

TINGGALKAN KOMENTAR

Komentar di sini!
Ketikkan namamu di sini