Mendampingi Perempuan Aborsi, Bagaimana Caranya?

0
1473
mendampingi perempuan
Sumber: brittany-england.com

Aborsi aman dapat dilakukan di rumah. Ini termasuk jenis aborsi medis dan biasanya dilakukan dengan bantuan pil. Badan Kesehatan Internasional atau World Health Organization (WHO) bahkan telah menyatakan bahwa metode aborsi dengan bantuan pil dapat dilakukan hingga usia kehamilan mencapai 12 minggu. Metode ini juga telah terbukti aman apabila dilakukan sesuai dengan prosedur. Hanya saja, yang perlu diperhatikan adalah setiap aborsi yang dilakukan di rumah harus didampingi oleh seseorang.

Untuk itu, jika kamu baru saja mengetahui bahwa orang terdekatmu sedang berencana melakukan aborsi di rumah, ada baiknya kamu menawarkan diri untuk mendampingi mereka. Tentu, jika kamu peduli, kamu tidak akan membiarkan orang yang kamu sayangi melakukan prosedur aborsi sendirian bahkan jika kamu memiliki pemahaman yang berbeda dengan dia mengenai aborsi. Tugasmu saat ini adalah memastikan bahwa semuanya berjalan lancar.

Kamu seharusnya merasa beruntung karena bisa terlibat dengan keputusan penting yang dia buat. Itu berarti kamu termasuk orang yang sangat dia percaya. Tidak perlu khawatir jika ini adalah pengalaman pertamamu mendampingi perempuan aborsi. Semuanya akan berjalan lancar jika dijalankan sesuai prosedur. Kamu bisa mulai bersiap-siap, di bawah ini adalah hal-hal yang dapat kamu lakukan jika menjadi seorang pendamping:

  • Konsultasi Bersama

Ini berlaku jika kamu melakukan konseling melalui layanan hotline aborsi aman. Setiap perempuan yang melakukan konseling melalui layanan hotline akan diminta untuk melakukan konseling bersama sebelum memulai prosedur aborsi di rumah. Hal ini penting untuk memberikan pemahaman bersama terkait apa saja yang dibutuhkan saat mulai menjalankan prosedur aborsi menggunakan pil. Tugasmu nantinya akan dijelaskan oleh konselor.

  • Merencanakan yang Terburuk

Selama ini berdasarkan laporan yang ada, komplikasi atau pun infeksi yang bisa terjadi akibat aborsi medis hanya sekitar 1%. Namun, tentu saja kamu masih perlu berjaga-jaga. Jika perempuan yang kamu dampingi mengalami gejala komplikasi, kamu harus segera membawanya ke rumah sakit terdekat yang dapat ditempuh kurang dari tiga puluh menit. Ciri-ciri adanya komplikasi atau infeksi dapat dibaca di dalam tautan berikut. Usahakan untuk tetap tenang agar semuanya berjalan sesuai dengan prosedur.

  • Mencatat Apa yang Terjadi

Kamu mungkin perlu menyiapkan pensil dan buku catatan untuk menulis gejala yang dialami sahabatmu saat mulai mengonsumsi pil. Tanyakan padanya untuk memastikan apa yang dia rasakan. Pastikan juga bahwa dia telah memilih waktu dan tempat yang paling tepat untuk melakukan aborsi. Aborsi menggunakan pil biasanya memakan waktu satu sampai dua hari tergantung pada pil yang dikonsumsi.

  • Melakukan Kegiatan yang Menyenangkan

Selama menjalani prosedur, kamu bisa mengajaknya menonton film. Tetapi cukup film-film yang ringan dan menghibur untuk menjaganya tetap rileks. Hindari film yang cenderung berat atau jenis film seperti horor dan action. Film komedi atau drama keluarga lebih disarankan, misalnya The Terminal; film drama komedi buatan Steven Spielberg. Kamu juga bisa mengajaknya mengobrol atau mendengarkan musik. Bermain game bersama juga bukan pilihan yang buruk.

  • Bersikap Suportif

Yang paling penting dari semuanya adalah bersikap suportif. Dia telah membuat pilihan penting dalam hidupnya dan tugasmu adalah mendukung dia sepenuhnya. Seperti dikutip dari Bustle, apa yang biasanya dibutuhkan oleh mereka yang melakukan aborsi adalah seseorang yang mau memahami keputusan mereka, yang setuju dan mau mendukung, dan berada di sampingnya sebagai kawan yang pengertian.

  • Dukungan Tidak Boleh Berhenti Setelah Prosedur Selesai

Stigma yang bergulir selama ini membuat aborsi dipandang sebagai sesuatu yang dilarang. Padahal, aborsi sesungguhnya adalah bagian dari pemenuhan terhadap 12 hak kesehatan seksual dan reproduksi. Temanmu berhak memutuskan pilihan yang dirasa paling baik untuk hidupnya. Percayalah bahwa melarang aborsi justru dapat meningkatkan praktek aborsi tidak aman yang dapat membahayakan nyawa perempuan.

Dapatkan Update Terbaru

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

TINGGALKAN KOMENTAR

Komentar di sini!
Ketikkan namamu di sini