Badan Kesehatan Dunia atau WHO merekomendasikan dua metode aborsi yang aman, yaitu dengan metode Surgical (bedah) atau Medical (obat).

Obat aborsi adalah obat yang bisa kamu gunakan untuk menghentikan kehamilan atau menggugurkan kandungan. Berdasarkan rekomendasi WHO, metode aborsi medis bisa dilakukan dengan dua cara.

Pertama, dengan menggunakan kombinasi obat Mifepristone dan Misoprostol. Kedua, dengan menggunakan Misoprostol saja. Kamu bisa memilih salah satu metode tersebut. Jika kamu tinggal di negara yang tidak memiliki Mifepristone, maka Misoprostol saja sudah cukup untuk menggugurkan kandungan.

Mifepristone dikembangkan sebagai obat untuk aborsi, dan itu sebabnya obat ini tidak mudah ditemukan di Indonesia karena memang tidak terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Berbeda dengan Misoprostol yang terdaftar di Indonesia sebagai obat untuk obat tukak lambung. Ya, meskipun di daftarkan sebagai obat tukak lambung, namun pada kenyataannya Misoprostol punya banyak fungsi. Tidak hanya untuk aborsi, Misoprostol juga berfungsi untuk membantu menginduksi proses melahirkan, mencegah dan menangani perdarahan pasca melahirkan, dll. Karena fungsinya yang beragam inilah, Badan Kesehatan Dunia atau WHO memasukan Misoprostol dalam daftar obat penting atau list of  essential medicine.

Merk paten misoprostol yang pertama adalah Cytotec. Seringkali banyak orang tertukar antara Misoprostol dan Cytotec. Misoprostol adalah zat nya, sedangkan Cytotec adalah merknya. Saat ini banyak merk Misoprostol generik di pasaran, diantaranya gastrul, misotab, misoprost, invitec, prosomed, dll.  Harga Cytotec biasanya jauh lebih mahal daripada generik karena merk patennya. Namun secara kualitas, tidak ada perbedaan yang mendasar. Badan Kesehatan Dunia tidak merekomendasikan merk obat tertentu.

Mifepristone

& misoprostol

Misoprostol

only

Bagaimana cara kerja Mifepristone?

Mifepristone adalah anti-progestin yang dapat mengikat reseptor progesteron. Mifepristone bekerja dengan memblokir aksi progesteron sehingga mengganggu perkembangan kehamilan dan terhenti. Beberapa perempuan melaporkan muncul efek samping ringan seperti ;merasa lelah, mual, dan sakit kepala.

Bagaimana cara kerja misoprostol? 

Misoprostol merupakan analog prostaglandin sintetis yang bekerja dengan membuat rahim berkontraksi dan melunakan mulut rahim. Akibatnya, rahim mengeluarkan hasil konsepsi. Secara umum, Misoprostol akan efektif dalam jangka waktu 4 jam sampai 12 jam. Misoprostol dapat mengakibatkan reaksi alergi, biasanya berupa gatal-gatal, kebas atau iritasi kulit di bagian tertentu. Beberapa perempuan mungkin baru mengalami pendarahan 12 jam setelah dosis pertama, tetapi kasus ini sangat jarang.

Efektifitas

Bila digunakan sesuai dosis dan protokol yang direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia atau WHO, tingkat keberhasilan obat aborsi ini bisa mencapai 85-95%. Tingkat keberhasilan ini bisa turun bila kamu tidak meminumnya dengan cara yang benar, misalnya saja kamu meminum dosis yang salah. Kamu harus memastikan menggunakan dosis yang sesuai dengan usia kehamilanmu.

Harga Obat

Harga obat jika dibeli resep dokter biasanya akan jauh lebih murah dari yang kamu temukan lewat online atau tanpa resep dokter. Sebagai pembanding, satu bungkus merk X berisi 30 tablet bisa di dapat di harga 500 ribu. Namun jika kamu membeli tanpa resep dokter, untuk 12 tablet harganya  berkisar antara Rp500.000 hingga Rp1.000.000 Pastikan kamu tidak membayar lebih dari harga tersebut. Bila kamu masih ragu, kamu bisa mengunjungi website ini untuk mengetahui mana penjual yang bisa dipercaya berdasarkan rekomendasi dari banyak perempuan.