Aborsi sudah selesai, lalu apa?

ABORSI SUDAH SELESAI, LALU APA?

Aborsi sudah selesai, lalu apa saja hal yang perlu saya ketahui? apa yang harus saya perhatikan? Apakah saya sudah bisa melakukan hubungan seks lagi? Bagaimana caranya menghindari kehamilan?

Kamu sudah dapat menggunakan kontrasepsi hormonal  sesegera mungkin setelah dosis pertama Misoprostol.  Yang termasuk kontrasepsi hormonal adalah Pil KB, implan, injeksi ataupun ring. Kontrasepsi jenis IUD baru dapat digunakan saat aborsi medis dinyatakan berhasil dan komplit, biasanya 3 minggu setelah aborsi medis atau setelah dinyatakan komplit melalui USG. Untuk pemasangan dan pelepasan implan dan IUD bisa dilakukan oleh bidan atau dokter. 

Category: After Abortion

Ovulasi dapat terjadi sedikitnya delapan hari setelah medis aborsi 

Category: After Abortion

Hal yang paling penting adalah kesiapan Kamu. Lakukan hubungan seks, hanya dan jika Kamu mau dan siap secara fisik dan psikis, tidak untuk kepuasan pasangan. Prioritaskan diri Kamu, dan Kamu tahu kapan saat yang tepat untuk mulai melakukan hubungan seks.

Saran terbaik untuk berhubungan seks vaginal adalah menunggu hingga 4 – 7 hari. Setelah proses aborsi, mulut rahim sedikit terbuka dan ada risiko infeksi yang lebih besar jika Kamu melakukan hubungan seksual dalam masa ini. Rentang waktu Kamu mengalami pendarahan ringan setelah aborsi medis adalah dua minggu atau kadang lebih lama dari saat proses aborsi. Kamu dapat melakukan hubungan seks vaginal walaupun masih berdarah, tetapi lebih baik jika Kamu menunggu hingga pendarahan berhenti. Perhatikan bahwa satu atau dua minggu setelah proses aborsi, Kamu dapat mengalami ovulasi lagi meskipun Kamu mungkin belum memiliki periode berikutnya. Pastikan untuk menggunakan kontrasepsi selama berhubungan seksual jika Kamu belum berencana untuk memiliki anak dalam waktu dekat. Selengkapnya bisa dibaca disini.

Category: After Abortion

Merupakan hal yang wajar jika Kamu mengalami perubahan emosi setelah aborsi. Sebagian perempuan merasa lega setelah aborsi, namun sebagian mungkin merasa sedih dan kehilangan. Emosi ini dapat berubah-ubah dan mungkin menetap sampai satu bulan setelah aborsi.  Perubahan emosi ini terkait dengan perubahan drastis hormon di dalam tubuh. Sama halnya ketika perubahan emosi pada saat mengalami kehamilan, hal yang sama dapat Kamu rasakan saat kehamilan berakhir secara mendadak.

Sebagai manusia, kita dibesarkan dengan nilai yang mungkin bertentangan dengan keputusan yang kita ambil dalam hidup kita. Jika Kamu merasa bersalah dan  merasa marah pada diri sendiri. Itu wajar. Kamu tidak sendirian.

Selengkapnya bisa dibaca disini.

Category: After Abortion

Load More