Oleh: Yendi Amalia Membicarakan aborsi sebenarnya membicarakan perempuan. Karena itu persoalan aborsi adalah juga persoalan perempuan, yang sampai sekarang, dianggap Gadis Arivia, perlu dielaborasi dan dicerahkan kepada pihak-pihak yang mengambil satu sisi perdebatan, yakni cara pandang tradisional yang justru mengesampingkan...
Dalam sebuah artikel yang dikeluarkan oleh Jurnal Guttmacher Institute pada tahun 2006, Susan A.Cohen membahas mengenai mitos seputar aborsi, tepatnya mitos Post-Abortion Syndrome pada perempuan paska aborsi. Dalam artikel nya ini Cohen menyebutkan bahwa mitos tersebut sengaja digulirkan oleh...
Laws are meant to protect the weakest and the most vulnerable. But what happens when ill-defined discriminatory laws fail to recognize the needs of some of these very individuals, or selectively overlook their rights? Inna Hudaya, the founder of...
By : Inna Hudaya & Zulkamal Hidaayat Zakaria Introduction Most people in Indonesia has been viewing abortion as an immoral action because it against the positive norms of society. As some countries did, Indonesia preserves cultural and religious based principles which...
Artikel Perspektif Perempuan pada Perumusan Fiqih Tentang Cara Aborsi ini ditulis kembali oleh Tia Setiyani. Semua perdebatan terkait tinjauan Islam mengenai aborsi dapat ditengahi dengan penggunakan perspektif perempuan . Hal ini sangat diperlukan terutama untuk mendorong adanya formulasi fiqh kontemporer...
Sebuah tulisan yang menarik coba ditawarkan oleh Ahli Fiqh Faqihuddin Abdul Kodir mengenai aborsi menurut Islam, yakni dengan memaknai teks-teks dan pandangan-pandangan ulama dalam hal aborsi. Islam pada dasarnya melarang aborsi adalah sesuatu yang dipaksakan. Menurut Faqih, Islam atau...
Posted on August 27, 2012 by Shweta Krishnan When access to safe abortions are blocked by restrictive laws, black markets exploit women in a time of need and desperation; Inna Hudaya,founder of Samsara, writes from Indonesia. Criminalization of abortion does not...

Spreading the word

Dina Indrasafitri | August 1, 2012  | The Jakarta Post Inna learned the hard way that inadequate knowledge about reproductive health can lead to bitter consequences. The founder of Samsara – an organization “committed to bringing a comprehensive view of sexuality, reproductive health...
This article was published in Medical Abortion Matters (May 2013) In 2008, Inna Hudaya helped found Samsara, an organization in Indonesia dedicated to promoting sexual and reproductive health and rights (SRHR) education and information, including safe abortion. One of Samsara’s...