Aborsi Medis 1012019-11-22T19:02:20+00:00

Halaman ini berisi informasi dan panduan menggunakan Misoprostol untuk aborsi medis. Semua informasi terkait dengan aborsi medis yang dimuat di website ini terus menerus diupdate dan disesuaikan dengan panduan WHO dan berbagai hasil penelitian terbaru dari berbagai lembaga riset internasional.

Setelah minum Misoprostol, saya muntah, apa yang akan terjadi?2019-11-12T21:13:14+00:00

Banyak perempuan yang melaporkan gagal aborsi saat mereka muntah setelah minum Misoprostol. Jika ini terjadi, ulang lagi.

Apa itu obat aborsi?2019-11-12T14:58:39+00:00

Obat aborsi adalah obat yang bisa kamu gunakan untuk menghentikan kehamilan atau menggugurkan kandungan. Berdasarkan rekomendasi WHO, metode aborsi medis bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama, dengan menggunakan kombinasi obat Mifepristone dan Misoprostol. Kedua, dengan menggunakan Misoprostol saja. Kamu bisa memilih salah satu metode tersebut. 

Apa yang harus saya lakukan jika terjadi komplikasi?2019-11-12T13:10:31+00:00

Jika Kamu mengalami komplikasi Kamu harus segera pergi ke rumah sakit. Jika Kamu tinggal di negara di mana aborsi dianggap sebagai kejahatan, Kamu tetap dapat mengakses perawatan medis. Ingat, asuhan pasca aborsi merupakan layanan yang legal di hampir semua negara. Dokter dan semua petugas media memiliki kewajiban untuk menangani situasi ini.. Kamu tidak perlu memberitahu staf medis bahwa Kamu mencoba melakukan aborsi; Kamu dapat memberitahu mereka bahwa Kamu mengalami keguguran spontan. Gejala keguguran dan aborsi dengan pil persis sama. Dokter tidak dapat membuktikan bahwa Kamu melakukan aborsi jika obat sudah larut dalam darah. Jika Kamu menggunakan Misoprostol di bawah lidah, pil akan larut kurang dari satu jam setelah Kamu mengkonsumsinya.

Jika beberapa jam setelah mengkonsumsi misoprostol tidak ada tanda-tanda reaksi dan efek samping. Apa yang harus saya lakukan?2019-11-12T21:13:28+00:00

WHO hanya merekomendasikan menggunakan 4 tablet misoprostol (4x@200mg). Namun jika dalam 3-4 jam  tidak muncul perdarahan dan tanda – tanda hasil konsepsi keluar, ada dua opsi yang bisa dilakukan. Pertama, mengulangi dosis yang sama, tunggu sampai hasil konsepsi keluar. Atau, gunakan dosis untuk aborsi tidak komplit, yaitu tambahan 2 tablet misoprostol sublingual. ulangi setiap 3 jam sampai hasil konsepsi keluar. Disarankan tidak menggunakan Misoprostol lebih dari 12 tablet dalam sehari. Jika sudah menggunakan 12 tablet tetap tidak ada reaksi, cek jika obat benar-benar asli, dan tunggu 1×24 jam untuk mengulang dosis dari awal.

Apa dosis yang harus saya gunakan? dan bagaimana menggunakannya?2019-11-12T20:41:26+00:00

Berdasarkan rekomendasi terbaru WHO, kamu bisa menggunakan dosis berikut ini untuk trimester pertama atau hingga 12 minggu.

Untuk kombinasi Mifepristone & Misoprostol

  • Siapkan 1 tablet @200 mg mifepristone dan 4 tablet @200 mcg misoprostol.
  • 1 tablet x  @200mg Mifepristone diminum seperti biasa..
  • Tunggu dengan interval 1 hingga 2 hari
  • Lalu letakan 4 tablet x@200mcg di bawah lidah (sublingual), dan biarkan larut di sana selama minimal 30 menit, jangan ditelan

Untuk Misoprostol saja

  • Siapkan  4 tablet @200 mcg misoprostol.*
  • Lalu letakan 4 tablet x@200mcg di bawah lidah (sublingual), dan biarkan larut di sana selama minimal 30 menit, jangan ditelan! 

*WHO hanya merekomendasikan menggunakan 4 table misoprostol (4x@200mg). Namun jika dalam 3-4 jam  tidak muncul perdarahan dan tanda – tanda hasil konsepsi keluar, ulangi dosis yang sama sampai hasil konsepsi keluar. Untuk memastikan memiliki tablet yang mencukupi, siapkan paling tidak 10-12 tablet.

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Saya tidak punya Mifepristone, apakah Misoprostol saja efektif?2019-11-12T14:59:02+00:00

WHO menyarankan aborsi medis dengan dua cara, pertama dengan kombinasi mifepristone dan misoprostol dengan efektifitas hingga 95%, kedua dengan menggunakan misoprostol saja dengan tingkat efektifitas hingga 85%. Jika kamu tinggal di negara dimana mifepristone tidak terdaftar atau tidak tersedia, maka kamu cukup menggunakan misoprostol saja. Kebanyakan perempuan yang melakukan aborsi medis sendiri berada di negara dimana aborsi dibatasi oleh hukum dan biasanya hanya menggunakan misoprostol saja. Karena mifepristone adalah obat yang didaftarkan khusus untuk aborsi, maka biasanya mifepristone hanya tersedia di negara dimana aborsi legal.

Kapan perdarahan dimulai?2019-11-12T21:13:41+00:00

Perdarahan biasanya dimulai setelah dosis pertama atau kedua, atau dalam 1-4 jam setelah menggunakan miso pertama. Tapi setiap perempuan memiliki tubuh yang berbeda dan unik; Oleh karena itu Misoprostol dapat bereaksi secara berbeda. Beberapa perempuan mungkin baru mengalami pendarahan 12 jam setelah dosis pertama, tetapi kasus ini sangat jarang.

Bagaimana cara kerja Mifepristone?2019-11-12T20:42:39+00:00

Mifepristone adalah anti-progestin yang dapat mengikat reseptor progesteron. Mifepristone bekerja dengan menghambat aksi progesteron sehingga mengganggu perkembangan kehamilan. Penjelasan singkatnya, mifepristone akan memblokir nutrisi ke kantung kehamilan sehingga kehamilan tidak berkembang.

Berapa lama saya akan mengalami perdarahan?2019-11-12T21:13:50+00:00

Pendarahan seperti menstruasi akan berlangsung sekitar 2 atau 3 minggu, namun ada kemungkinan lebih pendek atau lebih lama. Beberapa hari pertama mungkin akan disertai dengan gumpalan darah. Perdarahan juga kadang berhenti beberapa hari lalu muncul lagi. Setiap perempuan bereaksi berbeda-beda. Jangan panik,selama tidak ada tanda tanda komplikasi, Kamu tidak perlu khawatir. Untuk menghindari infeksi, jangan menggunakan tampon dan menstrual cup, hanya menggunakan pembalut!

Apa itu hasil konsepsi?2019-11-12T21:14:01+00:00

Hasil konsepsi atau hasil pembuahan adalah produk yang dihasilkan dari proses pembuahan. Hasil konsepsi dapat berupa darah, gumpalan darah, kantung kehamilan, embrio dan jaringan-jaringan kecil lainnya. 

Bagaimana cara kerja misoprostol?2019-11-12T14:59:18+00:00

Misoprostol merupakan analog prostaglandin sintetis. Perlu diketahui bahwa rahim sensitif terhadap prostaglandin. Perempuan yang mengalami kram dan nyeri selama menstruasi biasanya karena kadar prostaglandin yang meningkat dalam tubuh. Logika ini yang menjadi dasar atau mekanisme kerja Misoprostol. Misoprostol bekerja dengan membuat rahim berkontraksi, sehingga rahim mengeluarkan hasil konsepsi.

Apakah yang akan saya lihat? Apa saja yang keluar?2019-11-12T14:32:03+00:00

Hasil konsepsi akan berbeda-beda tergantung usia kehamilan. Untuk usia kehamilan dibawah 9 minggu, hasil konsepsi yang akan keluar dapat berupa pendarahan, gumpalan darah, kantung kehamilan, jaringan dan embrio. Gumpalan darah yang keluar, bisa sedikit atau banyak, namun rata-rata ukurannya berkisar 1- 5 cm atau sebesar 2- 3 ruas jari.Terkadang untuk usia kehamilan yang sama, tiap perempuan mungkin mengeluarkan hasil konsepsi yang tidak sama, baik secara bentuk atau ukurannya. Sedangkan, pada usia kehamilan di atas 9 minggu sampai 12 minggu, Kamu kemungkinan sudah melihat plasenta dan janin kecil disertai gumpalan darah kecil-kecil. Ada pun perkiraan panjang janin sekitar 2-7 cm.

Apa saja tanda-tanda komplikasi?2019-11-12T21:06:56+00:00

Jika terjadi pendarahan berat (terjadi dalam waktu kurang dari 1% dari aborsi medis)

Gejala: Pendarahan yang berlangsung selama lebih dari 2 jam dan mengganti lebih dari 2 pembalut maxi per jam (atau darah mengalir deras seperti air keran yang terbuka). Jika mengalami pusing atau badan terasa ringan adalah tanda-tanda kehilangan banyak darah sehingga dapat membahayakan kesehatan, namun kasus ini jarang ditemukan (kurang dari 1%).

 

Kapan saya bisa mengetahui apakah aborsi saya berhasil atau tidak?2019-11-12T21:21:50+00:00

Berhasil atau tidaknya aborsi bisa diketahui dalam beberapa hari setelah aborsi medis. Keberhasilan aborsi medis ditentukan oleh gejala dan reaksi yang muncul pada saat mengkonsumsi obat, termasuk dengan mengidentifikasi keluarnya gumpalan darah, hasil konsepsi dan adanya rasa kram dan nyeri yang lebih kuat dari menstruasi normal. Selain itu, keberhasilan aborsi medis juga bisa dilihat dari berkurangnya tanda-tanda kehamilan.

Apa saja yang harus disiapkan sebelum tindakan?2019-11-12T21:10:45+00:00
  • Pastikan ada yang mendampingi Kamu. Kamu tidak disarankan tindakan sendirian!
  • Pastikan Kamu memiliki perencanaan mengenai tempat, waktu dan rumah sakit terdekat yang bisa diakses dalam waktu 30 menit jika terjadi situasi darurat. 
  • Pastikan Kamu sudah makan besar paling tidak 3-4 jam sebelum tindakan. Perut yang penuh dapat memperparah kondisi mual dan muntah.
  • Sediakan satu pak pembalut menstruasi – ukuran biasa (reguler).
  • Pulsa yang cukup untuk menelpon atau paket internet pada ponsel Kamu untuk memastikan semua saluran komunikasi tersedia saat dibutuhkan.
Reaksi apa saja yang akan muncul?2019-11-12T20:49:43+00:00

Reaksi obat umumnya bekerja kurang lebih 3 jam setelah mengkonsumsi Misoprostol.  Reaksi yang muncul adalah nyeri dan kram di bagian perut yang diikuti oleh pendarahan seperti menstruasi. Kamu akan melihat gumpalan darah kental,kantung kehamilan,  atau mungkin janin, tergantung usia kehamilannya.

Bagaimana mengatasi rasa nyeri?2019-11-12T21:17:39+00:00

Nyeri adalah reaksi normal selama aborsi, karena nyeri/kram muncul akibat adanya kontraksi rahim. Ini menandakan bahwa obat bereaksi dan bekerja seperti yang diharapkan. Berikut ini beberapa tips untuk manajemen nyeri: 

  • Minum obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau Paracetamol. Jangan minum aspirin karena bisa memperparah pendarahan Anda.
  • Letakkan bantal pemanas atau botol air hangat di bagian perut.
  • Mintalah seseorang mengusap punggung atau membelai rambut.
  • Jika panik, coba untuk tenang dengan mengambil nafas yang dalam beberapa kali. Selama panik dan stres, otot-otot di sekitar pinggul dan vagina menegang sehingga memperburuk rasa sakit.
  • Fokus pada mengurangi rasa nyerinya, bukan pada nyerinya itu sendiri. Alihkan perhatian/fokus dari rasa sakit. Beberapa pasangan melaporkan menonton film, mendengarkan musik favorit atau mengingat momen-momen indah atau lucu.
Dimana saya bisa mendapatkan obat aborsi?2019-11-12T20:43:02+00:00

Misoprostol terdaftar di Indonesia sebagai obat untuk tukak lambung. Selain untuk tukak lambung, misoprostol juga digunakan off-label untuk berbagai layanan obstetrik. Misoprostol bisa didapatkan di apotik dengan resep tanpa dokter. Jika kamu tidak punya resep dokter, kamu bisa mendapatkan misoprostol melalui para penjual online, tentunya dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan jika kamu memiliki resep dokter.

Kapan saya bisa minum pereda nyeri dan berapa banyak?2019-11-12T21:17:45+00:00

Pereda nyeri seperti ibuprofen sudah bisa diminum 30 menit sebelum menggunakan Misoprostol. Selain dapat mengurangi nyeri, juga bisa mengurangi efek samping seperti sakit kepala dan demam. Obat pereda nyeri juga bisa diminum kapan saja setelah menggunakan Misoprostol. Sebaiknya segera dikonsumsi ketika nyeri mulai muncul dan masih bisa ditolerir. Jangan menunggu hingga nyeri meningkat atau mencapai puncaknya. Ibuprofen biasanya tersedia dalam kemasan tablet @200mg dan @400mg, Perhatikan dosis maksimal untuk dewasa sebagaimana yang tertera di dalam kemasan ibuprofen yang Anda beli.

Apa yang harus saya lakukan jika terjadi komplikasi?2019-11-12T21:04:41+00:00

Segera ke rumah sakit untuk penanganan aspirasi vakum atau kuretase, dan menerima transfusi darah (sangat jarang terjadi, kurang dari 0,2%).

Apakah harus melakukan USG untuk memastikan keberhasilan aborsi?2019-11-12T21:22:09+00:00

Pada umumnya, USG tidak perlu dilakukan. Keberhasilan aborsi dapat dikonfirmasi dengan pemeriksaan panggul, pengukuran kadar hCG (tes kehamilan) atau USG. Jika melakukan pengukuran kadar hCG (tes kehamilan), harus diingat bahwa dalam beberapa kasus, kadar hCG yang rendah dapat dideteksi hingga empat minggu setelah aborsi.

Namun, jika Kamu merasa tidak tenang dan ingin segera tahu,Kamu dapat USG sekitar 10 hari setelah minum Misoprostol untuk mengonfirmasi secepatnya bahwa kehamilan telah berakhir. USG berguna untuk mendeteksi kehamilan yang berlanjut dengan mengukur ketebalan endometrium; namun perlu dicatat, bahwa ketebalan endometrium tidak dapat digunakan untuk mendiagnosis aborsi tidak lengkap (inkomplit) dan jika digunakan, dapat berakibat pada intervensi medis yang tidak tepat/diperlukan. Misalnya, dokter kadang menggunakan diagnosa ini lalu memutuskan untuk melakukan intervensi bedah apapun seperti D & C (dilatasi dan kuretase).

Saya tidak bisa menggunakan obat dibawah lidah (sublingual), apakah boleh saya minum seperti biasa?2019-11-12T15:00:55+00:00

Ya, kamu bisa minum seperti biasa. Namun perlu diketahui reaksi obat akan butuh waktu lebih lama jika diminum biasa karena obat akan masuk ke sistem pencernaan terlebih dahulu. Berbeda dengan sublingual dimana obat bisa langsung diserap ke sistem peredaran darah.

Apakah saya butuh obat tambahan? obat apa yang harus saya siapkan?2019-11-12T21:10:53+00:00

Jika Kamu memiliki anemia, konsumsi zat besi yang cukup sebelum dan setelah tindakan. Zat besi seperti Sangobion, Sakatonik Liver, atau Tonikum Bayer dapat digunakan untuk  mencegah dan mengobati anemia. Obat lain yang perlu kamu siapkan adalah pereda nyeri seperti Ibuprofen atau Paracetamol.

Sebagian penjual obat juga menawarkan obat pembersih. Kamu tidak membutuhkan obat pembersih. Dalam Panduan WHO, tidak ada rekomendasi menggunakan obat pembersih.

Apakah saya boleh makan dan minum selama aborsi?2019-11-12T21:25:29+00:00

Pada dasarnya kamu boleh makan dan minum selama aborsi medis. Dengarkan tubuhmu, makan apa yang tubuhmu butuhkan. Hindari minuman yang mengandung alkohol, kafein dan soda. Makanan berat seperti kari, pedas dan asam makanan atau Bakso bisa memperburuk rasa mual dan muntah Anda. Tapi kalau kamu merasa cukup fit, Kamu bisa makan makanan apapun.

Efek samping apa saja yang akan muncul?2019-11-12T20:45:17+00:00

Reaksi biasanya disertai dengan efek samping seperti mual/muntah, sakit kepala, demam, dan diare. Selain perdarahan, Beberapa perempuan yang mengalami alergi terhadap Misoprostol dapat mengalami gatal di tangan atau kebas di bagian wajah. Reaksi alergi ini akan berkurang dengan sendirinya setelah kadar Misoprostol dalam tubuh berkurang. Tidak dibutuhkan obat atau penanganan khusus.

Apa perbedaan antara nyeri biasa dan nyeri hebat?2019-11-12T21:18:29+00:00

Jika kamu mengeluh nyeri; tapi rasa nyeri berkurang setelah meminum obat pereda nyeri, dan kamu masih bisa melakukan aktivitas normal tanpa bantuan orang lain, misalnya, pergi ke kamar mandi, makan, berjalan di dalam rumah, dll maka rasa nyeri tersebut adalah nyeri yang normal.

Jika kamu mengeluh nyeri;  dan rasa nyeri tidak berkurang dengan meminum obat pereda nyeri,  kamu merasa lemah, terbaring di tempat tidur dan memerlukan bantuan orang lain untuk melakukan  aktivitas seperti bangun dari tempat tidur atau ke toilet, maka nyeri tersebut adalah nyeri hebat/parah.

Bagaimana mengetahui terjadinya infeksi pasca aborsi?2019-11-12T21:09:43+00:00

Infeksi setelah aborsi medis sangat jarang. Infeksi ditandai dengan adanya gejala demam yang berlangsung lebih dari 24 jam atau lebih tinggi dari 100,4 F / 38 C, nyeri persisten pada bagian perut, keputihan yang berbau busuk,. Infeksi harus diobati dengan antibiotik.

Apa yang dimaksud Aborsi tidak komplit?2019-11-12T14:31:29+00:00

Aborsi tidak komplit ditandai dengan adanya sebagian hasil konsepsi yang tertahan atau kondisi dimana rahim belum mengeluarkan semua hasil konsepsi.  Gejala umum termasuk pendarahan vagina dan nyeri pada perut bagian bawah. Aborsi yang tidak komplit juga harus dicurigai jika pada pemeriksaan visual, hasil konsepsi atau jaringan yang dikeluarkan tidak sesuai dengan perkiraan usia kehamilan. Lakukan tes kehamilan 3 minggu setelah tindakan. Jika hasil tes menunjukkan negatif berarti aborsi telah komplit, namun jika menunjukkan hasil samar, ada kemungkinan aborsi tidak komplit, dan jika positif ada kemungkinan kehamilan berlanjut. Jika terjadi aborsi tidak komplit pada usia kehamilan dibawah 12 minggu,, bisa ditangani dengan menggunakan dua dosis tambahan misoprostol atau dengan aspirasi vakum.  Kuretase baru disarankan untuk penanganan aborsi tidak komplit di atas 12 minggu.

Apakah saya bisa melakukan aborsi di kamar saya sendiri?2019-11-12T21:11:41+00:00

Pastikan kamu melakukan tindakan di tempat yang aman, yang memiliki akses langsung ke kamar mandi tanpa harus dilihat oleh orang lain. Ini penting karena selama mengkonsumsi Misoprostol, kamu mungkin mengalami mulas dan diare. Kamu akan perlu bolak-balik ke kamar mandi. Kebanyakan perempuan mengeluarkan hasil konsepsinya pada saat di kamar mandi bersamaan saat mereka merasa ingin pipis atau buang air besar.

Saya tidak bisa mengkonsumsi atau menelan obat, apa yang bisa saya lakukan?2019-11-12T15:01:06+00:00

Kalau kamu tipe orang yang pasti muntah pada saat mengkonsumsi atau menelan obat, coba trik ini berikut ini:

  • Pastikan mulut tidak kering, basahi dengan air liur atau minum air putih. Mulut yang kering membuat proses mengkonsumsi obat lebih sulit.
  • Masukan pil ke ujung lidah paling belakang, minum air langsung ke tenggorokan dengan posisi kepala menengadah ke belakang.
  • Masukan pil ke dalam pisang, lalu kunyah dan telan.
  • Setelah pil masuk, coba mengunyah makanan untuk membantu pil turun bersama dengan makanan
Apa bedanya aborsi berhasil vs aborsi komplit?2019-11-12T21:20:15+00:00

Aborsi dinyatakan berhasil jika hasil konsepsi sudah keluar dan kehamilan tidak lagi berlanjut. Namun aborsi yang berhasil belum tentu merupakan aborsi yang komplit. Yang dimaksud aborsi yang komplit adalah kondisi dimana semua hasil konsepsi sudah keluar, biasanya juga ditunjukkan dengan hasil negatif pada saat melakukan tes kehamilan 3 minggu setelah aborsi medis.

Jika saya ke rumah sakit, apa yang harus saya bilang ke dokter?2019-11-12T21:26:51+00:00

Gejala keguguran dan aborsi dengan pil persis sama. Biasanya dokter atau perawat curiga dan menginterogasi, namun pada dasarnya mereka tidak dapat membuktikannya, kecuali kamu mengaku.

Kalau kamu menggunakan miso, pil akan cepat larut dan tidak dapat dideteksi dalam darah kurang dari satu jam setelah dikonsumsi. Dibutuhkan tes laboratorium yang rumit dan mahal untuk memeriksa misoprostol dalam darah, dan tidak semua rumah sakit memiliki fasilitas tersebut.

Jadi, pastikan kamu tidak bilang kalau kamu menggunakan obat. Gunakan argumen seakan-akan ini adalah keguguran. Kalau kamu ditantang dengan tes darah, jangan ragu memberikan sample darahmu.

Sedih setelah aborsi2019-11-12T14:48:44+00:00

FAQ’S

PETANYAAN POPULER TENTANG ABORSI MEDIS

Selengkapnya…

STORY

her

Halaman ini didedikasikan bagi para perempuan yang berani membagikan kisah mereka dan menjadikan pengalaman mereka menjadi sebuah kekuatan.

Saya penasaran!
Informasi di dalam website ini tidak bersifat menganjurkan atau berupa saran dan diagnosa medis. Informasi ini disediakan sebagai upaya pemenuhan hak atas informasi dan hak atas kesehatan. Pastikan kamu paham kebijakan privasi, syarat dan penggunaan website ini.