Menghilangkan nyeri aborsi

MENGHILANGKAN NYERI ABORSI

Kenapa saya merasakan nyeri di bagian perut? Apa yang bisa saya lakukan untuk menghilangkan nyeri aborsi? Apakah kram dan nyeri itu sama?

Kalau kamu mengeluh nyeri dan sakit; tetapi rasa nyerinya berkurang setelah minum pereda nyeri, dan kamu masih bisa melakukan aktifitas seperti biasanya tanpa bantuan orang lain, misalnya, pergi ke kamar mandi, makan, berjalan di dalam rumah, dll maka rasa nyeri dan sakit tersebut adalah nyeri normal.

Kalau kamu mengeluh nyeri dan sakit; dan rasa nyerinya tidak berkurang dengan minum pereda nyeri, kamu juga merasa lemah, hanya bisa terbaring di tempat tidur dan membutuhkan bantuan orang lain untuk melakukan aktifitasmu ; misalnya harus digotong atau dipangku ke kamar mandi, maka rasa nyeri dan sakit tersebut adalah nyeri yang parah

Selengkapnya baca disini.

Category: Pain Management

Pereda nyeri seperti ibuprofen sudah bisa diminum 30 menit sebelum menggunakan Misoprostol. Selain dapat mengurangi nyeri, juga bisa mengurangi efek samping seperti sakit kepala dan demam. Ibuprofen biasanya tersedia dalam kemasan tablet @200mg dan @400mg, Perhatikan dosis maksimal untuk dewasa sebagaimana yang tertera di dalam kemasan ibuprofen.

Selengkapnya baca disini.

Category: Pain Management

Nyeri adalah reaksi normal selama aborsi, karena nyeri/kram muncul akibat adanya kontraksi rahim. Ini menandakan bahwa obat bereaksi dan bekerja seperti yang diharapkan. Berikut ini beberapa tips untuk manajemen nyeri: 

  • Minum obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau asam mefenamat. Obat pereda nyeri bisa diminum kapan saja setelah menggunakan Misoprostol. Sebaiknya segera dikonsumsi ketika nyeri mulai muncul dan masih bisa ditolerir. Jangan menunggu hingga nyeri meningkat atau mencapai puncaknya.
  • Jika panik, coba untuk tenang dengan mengambil nafas yang dalam beberapa kali. Selama panik dan stres, otot-otot di sekitar pinggul dan vagina menegang sehingga memperburuk rasa sakit. 
  • Fokus pada mengurangi rasa nyerinya, bukan pada nyerinya itu sendiri. Alihkan perhatian/fokus dari rasa sakit. 

Selengkapnya baca disini.

Category: Pain Management

Load More