Obat menggugurkan kandungan, sudah berhasil atau belum?

obat menggugurkan kandungan

Kalau kamu melakukan aborsi medis secara mandiri dengan menggunakan misoprostol, misalnya minum cytotec, gastrul atau merk lainnya. Wajar kalau kamu merasa khawatir dan ragu apakah aborsi sudah berhasil atau malah justru gagal. Dalam situasi ini kamu mungkin merasa bingung dan serba salah, mungkin juga merasa panik. Apalagi kamu mungkin tidak bisa cerita pada dokter kalau kamu baru saja minum obat untuk menggugurkan kandungan.

Apakah aborsi saya berhasil?

Aborsi yang berhasil ditandai dengan; (a) kram dan perdarahan, (b) eluarnya hasil konsepsi, dan (c) berkurangnya tanda-tanda kehamilan.

Yang dimaksud hasil konsepsi adalah semua produk kehamilan seperti gumpalan darah, kantung kehamilan dan embrio atau janin sesuai dengan usia kehamilanmu.

Hasil konsepsi atau apa saja yang akan keluar saat aborsi akan berbeda-beda tergantung usia kehamilan. Untuk usia kehamilan hingga 9 minggu, kamu mungkin hanya akan melihat gumpalan darah dan kantung kehamilan yang berwarna putih transparan seperti insang ikan. Seringkali kamu tidak bisa melihat kantung kehamilan karena tertutup oleh gumpalan darah. Gumpalan darah yang keluar, bisa sedikit atau banyak, namun rata-rata ukurannya berkisar 1- 5 cm atau sebesar 2- 3 ruas jari. Sedangkan, pada usia kehamilan di atas 9 minggu sampai 12 minggu, kamu mungkin akan melihat janin yang sangat kecil disertai gumpalan darah kecil-kecil.

Apakah sudah komplit?

Namun aborsi yang berhasil ini belum tentu komplit atau sudah bersih, karena meskipun kantong kehamilan sudah keluar, ada kemungkinan masih ada gumpalan darah yang tertinggal dan belum luruh dari dinding rahim. Biasanya butuh waktu beberapa minggu setelah kamu minum obat menggugurkan kandungan supaya seluruh darah dan jaringan yang tersisa keluar. Dan ketika semuanya sudah keluar barulah bisa dipastikan bahwa aborsimu komplit. Tetapi kamu tidak perlu takut atau terburu-buru melakukan kuret meskipun masih ada gumpalan darah yang tertinggal.

Lakukan tes kehamilan 3-4 minggu setelah aborsi untuk mengetahui apakah sudah komplit atau belum. Jika hasil tes kehamilan sudah negatif, maka bisa dipastikan bahwa aborsimu sudah komplit.

Apakah saya perlu USG untuk memastikan berhasil?

Pada dasarnya, USG tidak perlu dilakukan. Namun jika kamu merasa was-was, silahkan lakukan USG. Disarankan untuk melakukan USG paling tidak 10 hari sejak minum obat. Jika USG dilakukan lebih cepat, ada kemungkinan hasil USG menunjukkan aborsi yang tidak komplit dan kamu akan disarankan untuk vakum atau kuret.

Tubuh membutuhkan waktu beberapa minggu untuk sepenuhnya mengeluarkan semua jaringan dan produk dalam rahim. Ini adalah normal. USG tidak disarankan dan Kamu dapat menunggu selama 2-3 minggu dengan memperhatikan apakah tanda-tanda kehamilan berkurang, dan melakukan tes kehamilan untuk mengkonfirmasi aborsi komplit. 

Ingat, banyak perempuan masih mengeluarkan jaringan dan darah selama beberapa minggu. Jika Kamu tidak memiliki gejala komplikasi seperti nyeri hebat di perut, demam terus menerus, perdarahan sangat kuat, keputihan berbau, Kamu tidak memerlukan intervensi bedah apapun seperti D & C (dilatasi dan kuretase), bahkan jika dokter menyarankan ini .

Bagaimana jika ternyata gagal?

Jika aborsimu gagal, kamu bisa mengulangi tindakan dengan dosis dan protokol yang direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia. Jika berhasil, kamu tinggal menunggu 3 minggu sebelum melakukan tes kehamilan dan mengkonfirmasi apakah aborsi sudah bersih atau belum.