Arsip: FAQs

Apa yang dimaksud Aborsi tidak komplit?

Aborsi tidak komplit adalah kondisi dimana aborsi sudah berhasil, artinya kamu tidak dalam kondisi hamil lagi. Namun, masih ada sebagian hasil konsepsi yang belum keluar dari rahim. Lakukan tes kehamilan 3 minggu setelah tindakan. Jika […]

Kapan saya bisa menggunakan kontrasepsi?

Kamu sudah dapat menggunakan kontrasepsi hormonal¬† sesegera mungkin setelah dosis pertama Misoprostol.¬† Yang termasuk kontrasepsi hormonal adalah Pil KB, implan, injeksi ataupun ring. Kontrasepsi jenis IUD baru dapat digunakan saat aborsi medis dinyatakan berhasil dan […]

Berapa persen tingkat keberhasilan aborsi medis?

Tidak ada prosedur medis yang memiliki efektifitas hingga 100%, selalau ada kemungkinan gagal atau tidak efektif. Jika dilakukan sesuai dengan dosis dan protokol yang direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia, kombinasi Mifepristone dan Misoprostol memiliki efektifitas […]

Apa yang harus saya lakukan jika mengalami alergi?

Meskipun alergi masuk dalam kontraindikasi, seringkali perempuan tidak tahu apakah ia memiliki alergi atau tidak. Jika kamu memiliki alergi terhadap misoprostol, reaksi yang mungkin muncul adalah gatal atau kebas di bagian wajah atau tangan. Reaksi alergi […]

Apa saja tanda-tanda Infeksi?

Ketahui tanda-tanda infeksi setelah Aborsi. Diantaranya; demam lebih dari 38 derajat celcius lebih dari 24 jam atau demam lebih dari 39 derajat celcius, atau bila terjadi keputihan yang tidak biasa (berbau menyengat, terlihat berbeda). Infeksi […]

Apakah ada kondisi lain yang harus saya perhatikan?

  Peringatan: Jika kamu memiliki salah satu dari kondisi spesifik ini, aborsi medis memiliki efektifitas yang lebih rendah. Risiko, manfaat, dan alternatif aborsi medis harus dipertimbangkan. Jika kamu memiliki kondisi ini mungkin kamu akan memerlukan […]

Apakah mifepristone tersedia di Indonesia?

Mifepristone atau RU-486 pertama kali dikembangkan di Perancis pada tahun 1980 dan khusus dikembangkan dan didaftarkan sebagai obat untuk aborsi. Meskipun terdaftar sebagai Essential List of Medicine, namun karena status aborsi di Indonesia dibatasi maka […]

Apa yang dimaksud aborsi komplit?

Yang dimaksud aborsi komplit atau seringkali disebut aborsi bersih adalah kondisi dimana aborsi telah berhasil dan semua hasil konsepsi telah keluar. Tidak ada sisa. Jika dilakukan dengan cara bedah seperti vakum atau kuretase, aborsi bisa […]

Bagaimana membedakan nyeri normal dan parah?

Kalau kamu mengeluh nyeri dan sakit; tetapi rasa nyerinya berkurang setelah minum pereda nyeri, dan kamu masih bisa melakukan aktifitas seperti biasanya tanpa bantuan orang lain, misalnya, pergi ke kamar mandi, makan, berjalan di dalam rumah, dll […]

Muntah setelah minum misoprostol, apa yang akan terjadi?

Jika kamu mengkonsumsi misoprostol dengan cara sublingual atau ditaruh dibawah lidah. Muntah setelah menggunakan Misoprostol tidak berpengaruh banyak pada proses aborsi, karena misoprostol sudah diserap ke dalam aliran darah. Namun jika Misoprostol digunakan secara oral […]

Apa yang harus saya lakukan jika mengalami tanda-tanda komplikasi?

Jika kamu mengalami tanda-tanda komplikasi, segera pergi ke RS untuk mendapatkan penanganan dan perawatan. Tidak perlu mengatakan pada petugas medis mengenai tindakan aborsi, katakan bahwa anda mengalami keguguran spontan. Gejala aborsi medis mirip dengan keguguran. […]

Apa saja Kontraindikasi aborsi medis

Berikut ini adalah beberapa kontraindikasi aborsi medis, artinya Mife/Miso bisa berbahaya atau tidak efektif sama sekali. Jika kamu memiliki kondisi spesifik dibawah ini, pilihan terbaikmu adalah surgical abortion atau aborsi dengan metode bedah seperti vakum […]